[rank_math_breadcrumb]

Cerita Menarik dari Pantai Batu Capeo Ambon, Maluku

| |

Seperti namanya yaitu “Ambon Manise” tempat ini memiliki segala kekayaan alam yang indah nan cantik. Oleh karena itu Ambon Maluku merupakan salah satu daerah yang memiliki daerah pantai yang banyak. Jadi di sana memang banyak sekali wisata alam terutama pantai yang dapat dijadikan tujuan berlibur bagi kalian yang sedang bingung mencari tujuan berlibur.

Pantai Batu Capeo

Pantai Batu Capeo merupakan pantai yang terletak di Taman Makmur dan jarak dari pusat Kota Ambon sendiri sejauh 10 km. Lokasi ini tepatnya terletak di bagian pesisir pantai dan tidak jauh dari tempat Museum Siwalima. Fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung adalah mereka dapat menikmati pemandangan alam, melakukan snorkeling, berenang, hingga menikmati indahnya sunset.

Bagi kalian yang suka sekali dengan sunset, tempat ini sangatlah cocok. Daya tarik utama dari tempat ini adalah karena adanya batu karang yang bentuknya menyerupai topi. Topografi tempat ini sebenarnya sulit untuk dijangkau karena tempatnya bisa dikatakan sulit untuk diakses.

Kenapa sulit diakses? Karena tempat ini sangatlah curam, dihiasi oleh batuan karang, dan banyak ditumbuhi oleh pohon besar yang usianya ratusan tahun.

Certa Menarik yang Terkandung dalam Batu Capeo

Batu Capeo ini merupakan batu yang memiliki tinggi kurang lebih 7 meter dan memiliki bentuk seperti topi lebar perempuan dengan posisi terbalik. Bagian atasnya lebih melebar daripada bagian bawahnya. Berbicara mengenai cerita menarik yang terkandung di dalam batu Capeo, menurut cerita yang dari nenek moyang yang diturunkan secara turun menurun Batu Capeo adalah sebuah topi Nenenk Luhu yang jatuh dari puncak Gunung bernama Nona yang kemudian menjadi sebuah batu.

Cerita ini berawal ketika Nenek Luhu sedang melakukan jalan – jalan pada sore hari dengan kudanya di sekitar puncak gunung Nona. Pada saat itu angin menerpa sangat kencang sehingga topi Nenek Luhu tersebut jatuh dan hilang. Dari sinilah masyarakat sekitar memiliki keyakinan bahwa batu tersebut merupakan batu yang berasal dari topi Nenek Luhu yang telah diterbangkan oleh angin.

Ada cerita dan sejarah lain yang berkembang pada tempat ini. Pada zaman dahulu konon katanya kawasan ini merupakan sebuah basis pertahanan Belanda. Basis ini dibangun bertujuan untuk menghadapi dan mempertahankan diri dari serangan tentara Jepang.

Hal yang membuktikan mengenai tempat pertahanan ini adalah dengan ditemukannya tempat bekas lampu sorot yang berfungsi untuk menembak pesawat tempur musuh pada malam hari. Akan tetapi pada akhirnya tempat ini dapat direbut oleh tentara Jepang dan dijadikan sebagai basis pertahanan untuk menghadapi dan melawan tentara sekutu pada perang dunia II. Ini dapat ditelisik lebih mendalam dengan ditemukannya bekas meriam – meriam milik tentara Jepang.

Kenapa Harus Berkunjung ke Pantai Ini?

Pantai ini merupakan salah satu tujuan yang perlu dimasukkan ke list sebagai tujuan berlibur, karena memang pemandangan yang disajikan sangatlah indah dan memanjakan mata. Di sana disajikan jejeran batu besar yang tersusun sangat apik dan alami. Di sini juga dikelilingi oleh tebing tinggi serta hamparan pasir putih yang bercampur dengan bebatuan.

Pantai Batu Capeo merupakan pantai yang sangat indah dan memiliki cerita menarik di dalamnya. Untuk kalian yang sedang kebingungan mencari referensi tempat, artikel ini sangatlah cocok. Selamat membaca dan selamat berlibur teman – teman!

Bagikan:
Previous

Mengintip Keindahan Grojokan Sewu, Tawangmangu Karanganyar

Info Lengkap Wisata Gunung Tangkuban Perahu, Bandung

Next

Leave a Comment