[rank_math_breadcrumb]

Keindahan 3 Warna, Telaga Warna Dieng

| |

Telaga Warna, Dieng merupakan lokasi wisata yang sudah amat dikenal masyarakat. Keindahannya serta keunikannya mengundang mata untuk memandang. Letaknya sendiri ada dataran tinggi Dieng. Anda yang suka berkelana di alam dengan mendaki pegunungan pasti tidak asing dengan Dieng.

Banyak pengunjung yang menargetkan Telaga Warna ini ketika berkunjung ke Dieng selain untuk mendaki. Telaga Warna menjadi salah satu ikon penting wisata Dieng. Anda juga akan menemukan keunikan dari Telaga ini yang berbeda dan menjadi ciri khas. Simak penjelasan di bawah ini jika anda ingin berkunjung.

Sejarah Telaga Warna, Dieng

Rakyat percaya bahwa dahulu kala ada sepasang Prabu dan Permaisyuri. Namanya Prabu Suwartalaya dan Ratu Purbamanah. Beliau hidup sangat bahagia dengan memimpin sebuah kerajaan, bernama Kerajaan Kutatanggeuhan. Kerajaannya pun sangat makmur.

Hingga sang Prabu dan Ratu merasa kurang karena mendambakan buah hati. Sang Ratu bersedih hati karena tak kunjung mengandung, hingga sang Prabu memutuskan untuk berdoa di hutan. Akhirnya, sang Ratu pun mengandung. Prabu dan Ratu dikaruniai seorang putri bernama Gilang Rukmini.

Sang Putri diperlakukan sangat baik oleh semua orang. Prabu, Ratu dan para rakyat pun sangat – sangat memanjakannya. Dengan perlakuan itu, sang Putri akhirnya menjadi amat manja.

Menjelang usia 17 tahun, Kerajaan mengadakan sebuah perayaan. Sang Prabu pun menyiapkan hadiah berupa kalung emas yang dibuat khusus dari emas batangan. Di hari perayaan, rakyat sudah menunggu sang Putri keluar. Sang Prabu memberikan hadiahnya, namun sang Putri menolaknya karena jelek. Karena mendengar hal itu, semua orang kecewa dan menangis sampai menjadikan sebuah telaga.

Mengintip Keindahan dan Keunikannya

Telaga ini memiliki keunikan yang menjadi ciri khas. Disebut telaga warna karena warna airnya yang unik dan cantik. Tidak hanya ada satu warna, melainkan ada tiga. Warnanya bisa berubah-ubah mengikuti cahaya dari matahari.

Asal usul dari warna ini adalah karena telaga ini memiliki kandungan sulfur yang tinggi, sehingga apabila terkena sinar matahari, airnya akan berubah warna. Warnanya sendiri adalah hijau, kuning dan pelangi. Akan sangat cantik apabila dipandang di siang hari.

Telaga Warna dieng

Di antara telaga-telaga yang ada di Dieng, Telaga Warna ini merupakan telaga yang paling luas. Luasnya sama dengan 3 kali luas lapangan sepak bola. Posisinya di ketinggian 2000 M dari atas permukaan laut. Pemandangannya juga semakin cantik karena dikelilingi oleh perbukitan yang hijau. Jika anda berkunjung ke Telaga Warna, anda bisa bermain air atau menikmati pemandangan dari atas bukit. Salah satu bukit yang paling terkenal adalah bukit ratapan angin.

Jika ingin berkunjung, datanglah di pagi sampai siang menjelang sore. hindari sore hari karena biasanya kabut mulai turun.

Rute dan Tiket Masuk

Telaga Warna ini terletak di daerah Dieng Wetan, Wonosobo, Jawa Tengah. Rutenya sendiri pun sangat mudah untuk dijangkau, tidak perlu berpusing-pusing.

Jika anda berkunjung dengan kendaraan pribadi seperti sepeda motor maupun mobil, anda hanya harus memulai rute anda dari alun-alun Wonosobo. Di alun-alun Wonosobo, anda akan melihat jalan Dieng dengan rute ke utara. Ikuti saja jalan itu hingga sampai ke Dieng. Lalu, anda akan menemukan pertigaan, beloklah ke kiri. Tujuan anda sudah sampai.

Tiket masuknya pun sangat murah, anda cukup membayar Rp. 7000, dan biaya parkir kendaraan untuk sepeda motor Rp. 2000 dan mobil Rp. 5000.

Demikianlah keunikan dan keindahan Telaga Warna, Dieng. Semoga bermanfaat.

Bagikan:
Previous

Menengok Kemegahan Menara Penanda Kota Bukittinggi Jam Gadang, Sumatera Barat

Wisata Sejarah di Candi Muara Takus, Riau

Next

Leave a Comment