[rank_math_breadcrumb]

Wisata Sejarah di Candi Muara Takus, Riau

| |

Riau merupakan salah satu daerah di Sumatera yang memiliki banyak destinasi wisata menarik. Salah satunya yakni Candi Muara Takus, Riau. Uniknya, kawasan ini mempunyai bentuk unik karena stup yang dikelilingi ornamen menyerupai kepala singa dan roda.

Selain itu, candi ini juga merupakan satu-satunya yang ada Riau dan terkenal tak hanya bagi wisatawan mancanegara, melainkan juga wisatawan asing.

Sejarah Candi Muara Takus, Riau

Sebagai wisata sejarah, jelas Candi Muara Takus Riau memiliki cerita khusus sebagai peninggalan. Letaknya yang berada di Kabupaten Kampar adalah peninggalan peradaban Agama Budha. Oleh karena itu, terdapat banyak kesamaan ornamen dari setiap candi serupa seperti Sri Lanka, Myanmar, India atau Vietnam.

Perihal asal usulnya, beberapa sumber seperti Perpustakaan Nasional memiliki dua pendapat terkait penamaan Muara Takus. Pertama, nama yang diambil dari salah satu anak sungai bernama Takus, yang kemudian bermuara ke Sungai Kampar Kanan.

Pendapat lain juga menyebut jika pengambilan nama dibedakan antara “muara” dan “takus”. Kata “takus” yang berasal dari China yakni “Ta” berarti besar dan “Ku” berarti tua. Selanjutnya “Se” yang berarti candi atau kuil. Maka secara keseluruhan, Muara Takus dapat diartikan sebagai candi tua besar yang di berada di sekitar muara sungai.

Struktur Bangunan Unik

Wisata ini sendiri memiliki beberapa candi sebut saja Candi Bungsu, Candi Tua, Candi Palangka hingga Candi Mahligai. Untuk bangunan utama, berukuran besar yang terdiri dari stupa berbentuk menara yang dibuat dari batu pasir kuning dan batu bata.

Beda halnya dengan Candi Mahligai atau biasa juga disebut Stupa Mahligai sebagai bangunan yang dinilai paling utuh ketimbang jenis lainnya. Candi ini terdiri dari tiga bagian yakni atap, kaki dan kanan. Bentuknya serupa bujur sangkar dengan besar 10,44 meter x 10,6 meter.

Pada bagian tengah, terdapat menara menjulang dengan tinggi bangunan mencapai 14,3 meter. Selanjutnya, Candi Tua atau Sulung sebagai bangunan terbesar di antara bangunan lainnya mempunyai tinggi 2*37 meter serta 1,98 meter. Pondasinya juga berukuran hingga 31,65 m x 20,20 meter.

Candi Muara Takus

Berikutnya yakni Candi Bungsu yang menyerupai Candi Sulung, bedanya, bagian atap yang berbentuk seperti segi empat. Candi ini berukuran 13,2 x 16,2 meter yang berada di sebelah barat Candi Mahligai.

Terakhir yakni Candi Palangka yang berada di Timur Stupa Mahligai. Untuk material bangunan, Candi Palangka terbuat dari batu bata dengan ukuran 5,10 x 5,7 meter dan tinggi hingga 2 meter. Candi Palangka adalah bangunan terkecil yang ada di dalam Candi Muara Takus, Riau.

Berikutnya adalah komplek Candi Muara Takus yang dikelilingi tembok seluas 74 x 74 meter. Selanjutnya di area luar juga dikelilingi dengan tembok tanah berukuran 1,5 x 1,5 meter.

Akses ke Objek Wisata Candi Muara Takus, Riau

Jika berminat mengunjungi objek wisata ini, Anda bisa mematok alamat tepat di Desa Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Riau. Anda perlu menempuh jarak setidaknya 135 km dari Pekanbaru, Riau. Estimasi waktu yang dibutuhkan pun sekitar 3 jam lamanya.

Tak hanya itu, objek wisata Candi Muara Takus juga berada dekat dari pinggir sungai Kampar dengan jarak sekitar 2,5 km dari pusat desa. Pilihan objek wisata di sini cukup menjanjikan, dimana Anda bisa menentukan lebih dari satu selain Wisata Candi Muara Takus, Riau.

Bagikan:
Previous

Keindahan 3 Warna, Telaga Warna Dieng

Keindahan Pulau Bunaken yang Cocok untuk Dijadikan Destinasi Wisata Favorit

Next

Leave a Comment