[rank_math_breadcrumb]

Gunung Api Mahangetang, Destinasi Wisata yang Patut Dikunjungi

| |

Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang, wilayah Sulawesi terkenal dengan wilayahnya yang merupakan pertemuan lempeng bumi. Kondisi geografis yang seperti inilah yang membuat pulau Sulawesi memiliki kekayaan hayati yang sangat menarik dan mengagumkan, tak terkecuali Gunung Api Mahangetang.

Gunung Api yang satu ini sendiri terletak di laut yang bernama Banua Wahu atau jika diartikan ke bahasa Indonesia adalah “Dunia Lain”. Lokasi lebih tepatnya adalah berjarak 300 meter sisi barat daya dari pulau Mahangetang. Jadi, sudah pasti gunung api ini merupakan gunung api bawah laut.

Kamu juga bisa menyelam disini meskipun destinasi wisata menyelam ini belum seterkenal Taman Nasional Bunaken. Namun, hal ini tidak membuat fasilitas yang tempat ini miliki kalah dengan fasilitas menyelam di Taman Nasional Bunaken. Hanya ada 1 perbedaan di antara kedua tempat ini, yakni spot penyelamannya berada di puncak atau sekitaran gunung berapi aktif yang berada di dasar laut.

Fakta unik mengenai Gunung Api Mahangetang

Sesuai dengan namanya, destinasi wisata gunung api bawah laut ini terletak di perairan pulau Mahangetang. Gunung ini juga memiliki perbedaan yang signifikan dengan Gunung Kawio Barat yang sulit untuk dijangkau karena memiliki kedalaman dan suhu yang ekstrim, sedangkan Gunung Api yang berada di kedalaman laut pulau Mahangetang ini sangat mudah untuk dijangkau, bahkan kamu juga bisa menikmati sensasi “menuruni” gunung api bawah laut.

Gunung Api yang bernama Mahangetang ini gunung api bawah laut yang paling direkomendasikan karena untuk mencapai puncak gunung api hanya sedalam 8 meter saja. Sebelum kamu mencapai kedalaman puncak gunung api tersebut, kamu akan melihat beberapa titik buih atau gelembung udara yang mengarah ke permukaan.

Apa sebenarnya titik buih atau gelembung itu? Itu sebenarnya adalah kawah dari gunung api yang masih aktif ini, jika air laut sedang surut, titik buih atau gelembung udara tersebut bisa terlihat pada saat kamu menaiki speedboat.

Disini, kamu juga bisa menikmati keindahan terumbu karang yang tumbuh dengan sehat dan memiliki bentuk yang unik. Sebab, terumbu karang disini tumbuh di suhu air yang terbilang hangat, yakni di kisaran 37-38 derajat Celcius. Namun, ada 1 hal yang penting untuk kamu ingat, kamu tidak boleh memegang terumbu karang tersebut, apalagi terumbu karang yang mengeluarkan gelembung udara, kalau kamu secara nakal melanggar aturan ini, tanganmu akan melepuh. Tentu itu akan merugikan dirimu sendiri kan?

Karena di jaman yang semakin canggih ini sudah ada banyak jenis kamera yang bisa untuk memotret pemandangan di bawah laut, jadi kamu juga bisa mengabadikan kenanganmu pada saat mengunjungi tempat ini.

Lokasi gunung api bawah laut Mahangetang

Fakta unik mengenai Gunung Api Mahangetang
pict by @glennwantalangi

Meskipun sebelumnya kami sudah menyebutkan bahwa lokasi tepat gunung api yang satu ini adalah di perairan pulau Mahangetang, tapi lokasi tepatnya adalah di wilayah perairan pulau Mahangetang yang merupakan salah satu gugusan pulau di Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Puncak gunung api ini terletak di sekitar 300 meter di sebelah Barat Daya Pulau Mahangetang.

Untuk mengakses lokasi ini tidaklah susah, kamu hanya membutuhkan waktu 1 jam perjalanan laut dari kota Tahuna, kabupaten Sangihe. Atau, kamu juga bisa mengakses lokasi ini dari kota Manado, dengan menggunakan transportasi laut kamu membutuhkan waktu 5 jam.

Itu dia keindahan yang dimiliki Gunung Api yang bernama Mahangetang. Dijamin kamu tidak akan menyesal setelah mengunjungi destinasi wisata yang satu ini, jadi tunggu apa lagi?

Bagikan:
Previous

Alasan Mengapa Kamu Harus Berlibur ke Wisata Alam Taman Nasional Tangkoko

Wisata Alam Nan Sejuk di Tebing Keraton, Bandung

Next

Leave a Comment